EkonomiPemerintahan

Belasan Kafe Disinyalir Non izin dan Nihil PAD, Camat Parittiga Terkesan Tebang Pilih 

Awak Media Justru Diundang Datang ke Kecamatan Oleh Camat Parittiga 

swarakyatbabel.com Babel — Pendapatan Asli Daerah atau disingkat PAD, merupakan salah satu pilar kemandirian suatu daerah. Sehat atau tidaknya keuangan pemerintah daerah, akan tercermin dari besarnya PAD yang diperoleh, dan bagaimana alokasi keuangan pemerintah daerah untuk membiayai kegiatan Pemda untuk mensejahterakan warganya, Kamis 21/01/2021.

Sementara itu, dengan luas wilayah 354,11 Km², Kecamatan Parittiga Jebus Bangka barat tentunya harus lebih ekstra lagi menggenjot PAD mereka, tentunya dengan hasil selain tambang. Sektor wisata misalnya. 

Dalam penelusuran awak media, potensi untuk mengeksplor besaran PAD sebenarnya masih terbuka lebar. Hanya sayangnya, pihak Kecamatan Parittiga melalui Camat Madira belum berkenan untuk merespons pertanyaan swarakyatbabel.com. 

“Saya sedang rapat dengan Pemkab, masalah apa?” tulis Madira singkat. 

Ketika dibeberkan soal potensi PAD yang selama ini terkesan dibiarkan oleh Camat Madira, lagi-lagi pihak Camat terkesan mengulur waktu wawancara dengan langsung mengundang media untuk menyambangi kantor Kecamatan Parititiga. Di akhir pesan instan, Camat juga menyebutkan adanya sosok oknum wartawan -yang kuat dugaan- digunakan sebagai pressure untuk swarakyatbabel.com. 

“Malam pak….maaf baru balas. Sebaiknya kapan-kapan main ke kantor….biar mudah menjawabnya. Karena saya juga akan dibantu staf saya untuk menjawab persoalan ini. Masalah ini juga sudah saya ceritakan sama rekan media online kita pak LO,” tulis Camat. 

Selain itu, demi menjalin sinergitas dengan pihak Kecamatan, apalagi ditambah sas-sus yang menyebutkan Camat diduga melaksanakan penegakan Perda secara tebang pilih, tajam ke pihak yang satu dan tumpul dengan pengusaha yang secara aturan dibenarkan untuk ikut membangun daerah, melalui pajak hiburan. 

Dalam catatan redaksi, setidaknya ada ± 7 kafe atau karaoke yang berpotensi menambah PAD. Enam di dusun Jemphan dan satu di  perbatasan dusun Jamphan dan Dusun Jebu Darat.

Selain itu di area lain, setidaknya kurang lebih ada lima Tempat Hibutan Malam yang beroperasi di wilayah Desa Puput Kecamatan Parittiga. Sehingga total dua desa saja ada hampir dua belas lokasi berbeda yang bisa menyumbang pundi-pundi kas daerah. Faktanya memang belum dimaksimalkan. Jika saja satu tempat menyumbang PAD rerata 25 juta pertahun, maka bisa dihitung berapa lonjakan PAD Kecamatan dan Kabupaten  Tempat hiburan seperti kafe serta karaoke umumnya memang bersifat komersil terhadap pengunjung.

Sebelumnya, pihak Satpol PP Pemkab Bangka Barat melalui Kabid Gakkum menyebutkan, pihaknya memiliki keinginan kuat untuk memberantas semua tempat yang berpotensi jadi ajang maksiat di kawasan Parittiga Jebus, namun karena terkendala jarak serta biaya, maka pihaknya kadang jadi tidak leluasa bergerak menindaklanjuti informasi soal dugaan maraknya ajang prostitusi. 

“Kalau yang efektif ya langsung bongkar saja tempat seperti itu, disegel. Dan mereka tidak menyumbang PAD juga kok ke Pemkab,” pungkasnya.  (Tim)

Tags

Related Articles

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker