HukumPemerintahan

Buntut Perluasan Lahan Sepihak, Empat Desa Di Kecamatan Lepong Sempat Bergolak

swarakyatbabel.com Pangkalpinang — Sore tadi, empat desa di Kecamatan Lepar Pongok sedikit alami turbulensi dalam segi Kamtibmas. Insiden ini diduga dipicu oleh perluasan lahan perkebunan sawit PT SNS, yang dinilai masyarakat dilakukan secara sepihak, Jumat 05/03/2021.

“Kalau sore tadi, bukan di Desa Tanjung Labu kejadiannya pak. Tapi di Desa lain, kan se-kecamatan Lepong naungi empat desa pak, nah pergerakan sekarang infonya malah di Desa Tukak Sadai,” terang sumber media yang berkeberatan namanya dimasukan dalam berita. 

Sumber sebut, insiden perusakan dan pembakaran kantor perusahaan tadi kuat dugaan disebabkan oleh perluasan lahan perkebunan secara serampangan. Dhilalahnya masyarakat justru menolak pencaplokan lahan tadi. 

“Malam ini infonya di Tanjung Gading, masih ramai itu disana, anggota kepolisian disana semua,” sebut sumber. 

Sementara itu, Kapolsek Lepar Pongok Iptu Jonathan ketika dikonfirmasi media lewat sambungan telepon, Ia menyatakan situasi terkini di keempat desa tadi sudah aman dan kondusif. 

“Sudah, sudah aman dan bisa dikendalikan. Namun demikian, memang ada beberapa personil yang ditempatkan di sana,” katanya. 

Terpisah, media juga berupaya lakukan konfirmasi ke pihak lain seperti PT SNS yang dalam penelusuran media, sudah menandatangani surat perjanjian pengembalian lahan penduduk. Pihak Kecamatan Lepong, melalui Camat Dadang. Namun sampai berita ini tayang, masih belum tersambung dan akan diusahakan agar terhubung. (LH) 

Tags

Related Articles

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker