NasionalPertambangan

Diam-diam Pemerintah Sudah Cabut 387 IUP Minerba Bermasalah

Pangkalpinang swarakyatbabel.com – Sepanjang 2 Februari sampai dengan 5 Maret ini, pemerintah sudah mencabut 387 IUP Minerba yang bermasalah, Sabtu 02/04/2022.

“Rinciannya adalah, 250 IUP Mineral dan 137 Batubara,” ucap Dirjen Minerba Kemen ESDM, Ridwan Djamaluddin dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Kamis 31/03 yang lalu. 

Adapun dasar dicabutnya IUP tadi adalah berupa beleid Peraturan Presiden Nomor 1 Tahun 2022 Tentang Satgas Penataan Penggunaan Lahan dan Penataan Investasi yang dipimpin oleh Kementerian Investasi, beranggotakan Kemen LHK, Kemen ESDM, dan Kemen ATR/BPN. 

alat berat di kawasan bedukang (pic by laode)

“Dari 387 IUP yang dibatalkan, 50 diantaranya menyatakan keberatan, dan kami sudah terima dengan baik yang akan di follow up oleh Kemen Investasi,” beber Ridwan dilansir kontan. 

Banding tersebut, lanjut Ridwan, sesuai dengan regulasi yang berlaku yakni UU Nomor 30/2014 tentang Administrasi Pemerintahan, akan di reply langsung oleh atasan Menteri Investasi yaitu Presiden. 

“Saya kira nantinya Presiden juga akan menugaskan Menteri Investasi untuk mengelola banding yang diajukan,” pungkas putra asli Provinsi Bangka Belitung.

penambangan timah di laut babel (ist)

Asal tahu saja, dalam catatan redaksi, dari 4,74 juta ton logam timah total cadangan timah dunia, Indonesia menguasai 800 ribu ton logam. Dengan data tambahan Kementerian ESDM yang menyebut cadangan logam timah RI sebesar 2,23 juta ton dan 2,29 miliar ton untuk bijih timah.

Artinya adalah, dari luasan rusaknya ekosistem lingkungan -mirisnya lagi- akan diwarisi pada generasi mendatang, seharusnya Bangka Belitung sudah punya taraf kehidupan melebihi Brunei Darussalam. 

Meski fakta yang tersaji tidaklah sedemikian syahdu, bagai adzan buka puasa beberapa hari kedepan. Tak ayal lagi, hal ini menimbulkan beberapa asumsi dalam bentuk gentle asking ke para pemangku kebijakan. Berapa jumlah alat berat yang tercatat? Berapa jumlah pajak bumi bangunan, perkebunan, pertambangan dan perikanan (PBB P3) yang sudah diterima? Apakah besarannya sudah sesuai dengan amanat UU No 28/2009? Benarkah pendistribusian hasil pajak tadi sesuai dengan ruh pasal 33 UUD 1945?

Atau ada beberapa kewajiban daerah yang tidak bisa ditembus, sama persis ketika media mencoba menukil informasi dari situs SiPajak Bakeuda Pemprov Babel?

alat berat jenis excavator merk hitachi memasuki lambung kapal feri star belitung di februari 2022 lalu. (pic by LH)

“Sudah hampir sebulan ini pak, sekitar 10-15 unit ekskavator rutin dikirim ke Babel,” ungkap seorang ABK Kapal Feri Star Belitung pada wartawan yang keheranan karena tumben sebuah Feri malah berhimpitan sesak oleh PC bukan mobil di Februari 2022 yang lalu. (lh/swr)

Tags

Related Articles

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker