POLRI

Imbas Penyaluran BBM Dikawal Polda Babel Warga : Terima Kasih Bapak Polisi

Pangkalpinang.-Swarakyatbabel.com,- Di media awal bulan Maret 2022 yang lalu, publik Bangka Belitung sempat mengalami kelangkaan pasokan BBM bersubsidi, baik jenis pertalite serta solar, yang berimbas pada mengularnya antrian di sejumlah SPBU yang ada di Ibukota Penghasil timah, kota Pangkalpinang, Sabtu 30/04/2022.

Hal ini tentu merupakan salah satu ancaman kamtibmas bagi Korps Polri, khususnya Polda Kep. Bangka Belitung. Menimbang situasi tadi, pihak Polda Kep. Babel selanjutnya langsung melakukan langkah-langkah strategis dan dinamis.

Kapolda Bangka Belitung, Irjen Pol Yan Sultra ketika berbincang ringan dengan seorang supir truk. (dok istimewa)

Step pertama dari kisruhnya pasokan tersebut, coba diurai dengan bekerjasama melalui pihak Forkopimda Bangka Belitung. Unsur pimpinan yang menilai situasi dapat berkembang menjadi rumit ini segera menghubungi stakeholder terkait, yakni PT. Pertamina.

Saat itu, pihak Pertamina menjamin ketersediaan pasokan aman sampai awal bulan Suci Ramadhan 2022.

Meski begitu, pihak Polda Kep. Babel meresponnya dengan melakukan langkah antisipasi munculnya oknum yang akan mengambil keuntungan di tengah situasi yang mulai kondusif tersebut.

Dan memang terbukti dengan adanya penangkapan oknum warga penyalahgunaan BBM bersubsidi jenis solar pada 14/04 yang lalu.

Dalam keterangan persnya, Kabid Humas Polda Kep. Bangka Belitung, Kombes Maladi menjelaskan ihwal pengungkapan kasus penyalahgunaan BBM bersubsidi jenis biosolar di Pangkalpinang, Babel.

Dalam pengungkapan yang diketahui buah kinerja apik Ditreskrimsus Polda Babel serta jajaran lainnya tadi, seorang pelaku berinisial DRS (47) ditangkap lalu ditetapkan sebagai tersangka. “Kita telah mengamankan DRS alias Izal (47th) di lokasi penampungan yang berada di Jalan Pahlawan 12 RT 008 RW 003 Kelurahan Gajah Mada, Kecamatan Rangkui Pangkalpinang,” ujar Kombes Maladi dalam keterangannya persnya.

Modus pelaku ialah dengan membeli BBM jenis solar tadi di berbagai SPBU yang berlainan menggunakan fuel card. “Dan nantinya akan dijual ke pembeli dengan harga jauh lebih tinggi dari harga eceran tetap yang telah ditentukan,” tutup Kombes Maladi.

Atas keberhasilan pengungkapan penyalahgunaan BBM bersubsidi jenis solar tersebut, Pemerintah Pusat melalui Kementerian BUMN dan PT. Pertamina memberikan penghargaan khusus pada Polda Kep. Bangka Belitung, pada Kamis 28/04 kemarin.

“Kami mengapresiasi serta mendukung penuh Polda Babel telah menindak penyalahgunaan BBM bersubsidi,” kata Direktur Utama PT. Pertamina (Persero) Nicke Widyawati beserta Meneg BUMN Erick Thohir dikutip antara.

Sementara itu, masyarakat pun mengapresiasi tindakan tegas Polda Babel dengan langkah antisipatif yang disaksikan warga dengan turun langsung mengawal pendistribusian BBM di sejumlah titik lokasi SPBU.

“Nah kalau seperti ini, biasanya para pengerit (pencatut harga BBM eceran), langsung hilang. SPBU juga nyaman gak ngantri seperti biasanya, terima kasih lah ya pada Bapak-bapak Polisi,” kata Fitri (33 tahun), seorang Ibu rumah tangga warga Perumahan Kampak Permai. (Ardy)

Editor : LH

Tags

Related Articles

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker