DAERAHPemerintahan

Kalau Tak Ada Turbulensi Politik Posisi Sekda Babel ‘Diatas Angin’

Pangkalpinang, swarakyatbabel.com,- Jelang detik-detik lengsernya jabatan Gubernur Erzaldi Rosman di 12 Mei depan, eskalasi politik tentang siapa yang paling pantas merengkuh jabatan strategis PJ Gubernur Bangka Belitung makin menghangat dan cenderung jadi topik utama di pelataran meja kopi warga di Kotamadya Pangkalpinang, Senin 09/05/2022.

Sebab, PJ Gubernur Babel ini bukan saja akan mengemban amanah selama ± dua tahun kedepan. Namun banyak kalangan memprediksi turut bermain pula kepentingan di seputaran altar singgasana kekuasaan di pusat pemerintahan atau Ibukota Jakarta.

Dalam beberapa wawancara yang dilakukan sebelumnya, media menemukan fakta bahwa mayoritas warga -hasil wawancara- menginginkan putra daerah Babel lah yang pantas menduduki jabatan prestise PJ Gubernur tersebut.

“Kalau bicara Pj Gubernur, yang paling pantas ya Sekda Babel sekarang ini, sebab calon lainnya memang lahir di Bangka Belitung, tapi pertanyaan nya apakah mereka selama ini berkarir, bekerja, dan menyumbangkan keilmuannya pada kemajuan masyarakat Bangka Belitung? Itu pertanyaan yang harus diingat oleh masyarakat,” kata Tokoh terkemuka Aktivis Anti Korupsi Bangka Belitung Zainuddin ‘Pay’ di minggu yang lalu dalam wawancara via sambungan ponsel.

Pay bilang, tidak dapat dipungkiri lagi. Memang banyak tokoh nasional yang menjabat posisi penting di episentrum kekuasaan. Namun begitu, dia mengingatkan bahwa cuma Sekda Babel inilah yang benar-benar sangat memahami dinamika permasalahan yang dimiliki Provinsi Babel.

“Saya tekankan disini, jangan sampai nanti ketika yang menjabat PJ Gubernur justru dalam posisi masih meraba-raba permasalahan yang ada di Babel. Karena apa? Karena mereka selama ini cuma numpang lahir saja di Babel, tapi berkarir dan bekerja malah diluar Babel,” cetusnya.

Terpisah, Presiden Joko Widodo juga sempat menyoroti kandidat Pj Kepala Daerah bisa terseleksi dengan baik sehingga terpilih yang berkuaitas dan siap menghadapi situasi Nasional.

“Kita juga harus menyiapkan Pj Gubernur, Bupati, dan Walikota yang berakhir masa jabatannya di 2022 ini. Ada 101 daerah, disiapkan karena ada 7 Gubernur, 76 Bupati, dan ada 18 Wali Kota yang harus diisi,” ujar Jokowi saat memberikan arahan pada rapat koordinasi persiapan Pemilu Serentak 2024 yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, beberapa waktu lalu.

”Seleksi figur-figur penjabat daerah betul-betul dilakukan dengan baik, sehingga kita mendapatkan penjabat daerah yang capable, memiliki leadership yang kuat, dan menjalankan tugas yang berat di tengah situasi ekonomi global yang tidak mudah,” ungkapnya

Dilansir beritasatucom, inilah daftar Gubernur yang masa jabatan berakhir 15 Mei 2022:

1. Wahidin Halim-Andika Hazrumy (Banten)

2. Erzaldi Rosman-Abdul Fatah (Kep. Bangka Belitung)

3. Rusli Habibie-Idris Rahim (Gorontalo)

4. Ali Baal-Enny Anggraeny Anwar (Sulawesi Barat)

5. Dominggus Mandacan-Lakotani (Papua Barat). (red/ARD/lh).

Related Articles

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker