Pemerintahan

Profesor Ini Sebut Sekda Babel Paling Berpeluang Rangkuh Jabatan PJ Gubernur Ini Alasannya

Pangkalpinang.-Swarakyatbabel.com,- Tensi politik jelang lengsernya Gubernur Babel, Erzaldi Rosman makin seru dan memacu adrenalin saja. Bukan hanya pesohor warung kopi saja yang melontarkan pendapatnya, sekarang kalangan akademisi pun turut mengemukakan pendapat pribadi mereka, Jum’at 29/04/2022.

“Kalau saya secara umum melihatnya begini, kan dari empat kandidat yang paling berpeluang ini semuanya putra daerah ya, kalau saya secara akademisi melihatnya lebih tepat lagi kalau nanti yang menjabatnya orang yang pernah berkecimpung di pemerintahan daerah khususnya pemprov,” sebut Rektor IAIN SAS Bangka Belitung, Profesor Zayadi, M.Ag lewat sambungan ponselnya.

Prof. Zayadi bilang, dengan begitu efek yang akan dihasilkan juga besar. Mengingat orang yang nanti menjabat tentu sudah tidak asing lagi dengan karakteristik atau problematika di pemerintahan provinsi.

“Kita sebagai akademisi melihat, posisi jabatan Sekda Babel ini paling berpeluang untuk meraih jabatan Pj Gubernur tersebut, karena Sekda ini paling memahami situasi riil yang sehari-hari terjadi di pemerintahan provinsi,” imbuhnya.

Ketika disinggung, apakah dengan begitu pihak akademisi menilai hal tersebut dengan kacamata subjektif, menimbang banyak juga pihak lain yang mendukung calon lainnya. Zayadi menjawab, walau bagaimana pun kategori penilaian yang ada, kalangan akademisi secara hematnya memang melihat posisi Sekda Babel ini strategis dan paling berpeluang diantara yang lainnya.

“Untuk posisi Sekda ini, kita akademisi melihatnya yang paling tahu seluk beluk permasalahan di pemprov Babel. Sementara kalau pertanyaan media soal ditunaikannya janji politik Gubernur oleh Pj Gubernur, saya melihat memang ada beberapa janji politik dari Gubernur yang sudah habis jabatanya nanti yang belum diselesaikan. Nah, PJ Gubernur ini setidaknya bisa meneruskan program-program yang belum terlaksana tadi,” pungkasnya. (red)

Tags

Related Articles

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker